Saling Menjaga
Tak pernah ingin saling menyapa.
Meski kita kerap kali bertemu.
Aku dan kamu memilih asing.
Walaupun tanpa sengaja netra mu bersitatap dengan netra milik ku.
Memang seharusnya seperti itu.
Sebab belum ada yg yakin di antara kita.
Sedari awal kita bertemu.
Kita sudah sepakat untuk berteman.
Maka sepatutnya begitu.
Jangan bermain dengan renjana.
Jika kamu belum yakin akan hati mu kepada ku. Cukuplah pertemanan yg menemani hari.
Sebab aku takut jika kamu terlalu melabuhkan hati mu pada ku.
Membuat mu terluka.
Jika yg tertulis di buku nikah ternyata tidak sama seperti yang tercatat di lauhul mahfudz.
Biarlah kita tetap seperti ini, agar tidak ada retislaya.
Semarang, 8 November 2023
Komentar
Posting Komentar