Postingan

Doa Di Ujung Sajadah

Aku selalu menunggu di ujung doa adakah hadir sosok sejati itu? Yang datang dengan gagah untuk meminang ku tanpa sembunyi di balik kata takdir. Setiap malam doa itu selalu ku rajut agar kapal ku segera berlabuh di kapal yg sama. Namun semakin hari rasanya semua itu seakan tak berarti. Entah aku yg terlalu egois ataukah takdir sedang tidak berpihak kepada ku. Aku memandang mu sebagai orang yg berbeda dari kebanyakan. Tapi nyatanya semua  sama. Aku bertanya pada Tuhan ku malam itu. Apakah aku salah mengharapkan laki-laki yg soleh untuk menjadi pelengkap separuh iman ku? Lalu ku buka mushaf itu kudapati surah Yusuf ayat: 87 seakan memberi isyarat bahwa aku tidak boleh berputus asa dari Rahmat_Nya. Aku bercerita lagi.  Tentang aku yg telah membuatnya kecewa apakah aku pantas mencium wangi surganya. Lalu Allah  menjawab lagi di  dalam surah Yusuf ayat: 53. Sungguh nafsu telah bermain diantara kalian. Jika tidak berani menghalalkan aku maka tinggalkanlah aku. Senin, 4 Nove...

Saling Menjaga

Tak pernah ingin saling menyapa. Meski kita kerap kali bertemu. Aku dan kamu memilih asing. Walaupun tanpa sengaja netra mu bersitatap dengan netra milik ku. Memang seharusnya seperti itu. Sebab belum ada yg yakin di antara kita. Sedari awal kita bertemu. Kita sudah sepakat untuk berteman. Maka sepatutnya begitu. Jangan bermain dengan renjana.  Jika kamu belum yakin akan hati mu kepada ku. Cukuplah pertemanan  yg menemani hari. Sebab aku takut jika kamu terlalu melabuhkan hati mu pada ku. Membuat mu terluka. Jika yg tertulis di buku nikah ternyata tidak sama seperti yang tercatat di lauhul mahfudz. Biarlah kita tetap seperti ini, agar tidak ada retislaya. Semarang, 8 November 2023

Baskara itu Telah Hilang

Bila hati telah terlanjur patah, kemana aku harus membawa dia berteduh? Sedang tak seorang pun tau cara menenangkannya. Baskara itu telah hilang di pandangannya. Saat dia tau hatinya telah terluka oleh harapan semunya sendiri. Sudah berapa kali Allah datang mengingatkan, namun kamu lebih memilih bermain dengan perasaan mu yg tak tentu arah. Lihat sekarang, kamu merana karena ulah mu sendiri. Baskara yang kau lihat kemarin telah hilang,  sebab takdir bukan di genggaman mu melaikan di genggaman  sang pemilik alam. Lupakan dia fokus pada titik tunjuan mu, kelak  akan Allah temukan dengan orang yg tepat menurut ketetapanNya. ____Semarang, 7 November 2023